Empowerment

permberdayaan ibu

Penguatan Peran Perempuan melalui Program Pemberdayaan UMKM

Pendampingan UMKM Yayasan Karsa Jadeva Indonesia menginisiasi program pemberdayaan perempuan melalui pendampingan UMKM sebagai bagian dari komitmen yayasan dalam mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan peran perempuan di sektor produktif. Program ini dirancang untuk membuka akses lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan bagi perempuan dari berbagai latar belakang. Melalui program ini, Yayasan Karsa Jadeva Indonesia memberikan kesempatan bagi perempuan untuk terlibat secara langsung dalam aktivitas UMKM, mulai dari proses produksi hingga pengemasan produk. Keterlibatan tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan peluang kerja, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan kerja, peningkatan kedisiplinan, serta pemahaman proses usaha secara bertahap. Program pemberdayaan UMKM ini menyasar perempuan usia produktif, termasuk ibu rumah tangga, yang ingin meningkatkan kemandirian ekonomi serta berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Dalam pelaksanaannya, yayasan berperan sebagai fasilitator dan pendamping, memastikan proses kerja berjalan secara adil, aman, dan memberdayakan. Selain membuka lapangan kerja, program ini juga mendorong terciptanya ruang kerja yang mendukung pertumbuhan perempuan, baik secara ekonomi maupun sosial. Yayasan meyakini bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu kunci penting dalam membangun keluarga yang tangguh dan komunitas yang berdaya. Ke depan, Yayasan Karsa Jadeva Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, serta memperluas akses perempuan terhadap peluang ekonomi dan peningkatan kualitas hidup.

Penguatan Peran Perempuan melalui Program Pemberdayaan UMKM Read More »

petani singkong

Program Pemberdayaan Petani Singkong Lokal di Karangnongko Klaten

Yayasan Karsa Jadeva Indonesia menjalankan program pemberdayaan petani singkong lokal yang berlokasi di Karangnongko, Klaten sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta penguatan nilai tambah hasil pertanian berbasis bahan baku lokal. Program ini berangkat dari permasalahan rendahnya harga singkong di tingkat petani, di mana hasil panen masih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah dengan nilai ekonomi yang terbatas. Kondisi tersebut membuat petani memiliki posisi tawar yang lemah di pasar dan belum memperoleh manfaat optimal dari potensi singkong yang melimpah di wilayah Karangnongko, Klaten. Melalui program ini, yayasan membangun komunikasi dan kemitraan langsung dengan petani singkong lokal untuk memahami kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi. Yayasan kemudian menyelenggarakan serangkaian kegiatan berupa pendampingan dan praktik langsung pembuatan produk olahan berbahan dasar singkong, dengan tujuan mendorong diversifikasi produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan layak dipasarkan. Pendampingan tidak hanya difokuskan pada aspek produksi, tetapi juga pada penguatan kapasitas usaha. Peserta program mendapatkan pemahaman terkait legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta sertifikasi halal, sebagai langkah penting agar produk olahan singkong dapat dipasarkan secara legal dan berkelanjutan. Mendampingi Petani Melalui pendekatan ini, singkong tidak lagi diposisikan hanya sebagai komoditas pertanian mentah, tetapi sebagai bahan baku produk yang memiliki daya saing dan potensi ekonomi lebih besar. Program ini diharapkan mampu membangun rantai nilai pertanian yang lebih adil, sekaligus meningkatkan kemandirian petani lokal di Karangnongko, Klaten. Ke depan, Yayasan Karsa Jadeva Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan petani lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, mendorong ekonomi berbasis bahan baku lokal, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Program Pemberdayaan Petani Singkong Lokal di Karangnongko Klaten Read More »